Pengumuman
Berita

Bicara di Forum Internasional, Rektor IBN Dr. Fauzi Soroti AI dan Transformasi SDM di Era Ekonomi Digital

P
pak Muslih Tim Redaksi IBN
09 August 2025 3 Min Baca

Malaysia, 9/08/2025 – Rektor Institut Bakti Nusantara (IBN), Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA., CMA, tampil sebagai Keynote Speaker dalam forum International Conference ICOSTELM 2025 yang diselenggarakan di Universiti Geomatika Malaysia (UGM), Malaysia. Kehadiran Dr. Fauzi dalam forum akademik internasional tersebut menjadi bagian dari penguatan jejaring global dan internasionalisasi Institut Bakti Nusantara.

Dalam konferensi tersebut, Dr. Fauzi menyampaikan materi bertajuk “Understanding Education Technology Trends: AI in College Learning”. Materi membahas perkembangan teknologi pendidikan, khususnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran di perguruan tinggi serta implikasinya terhadap perubahan kompetensi sumber daya manusia di era ekonomi digital.

Menurut Dr. Fauzi, perkembangan AI tidak hanya membawa perubahan pada metode dosen dalam mengajar dan mahasiswa dalam belajar, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap transformasi ekonomi dan kebutuhan kompetensi tenaga kerja. Perguruan tinggi perlu merespons perubahan tersebut dengan menyiapkan lulusan yang memiliki kemampuan digital, literasi data, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, serta kecakapan beradaptasi terhadap perubahan teknologi.

“Artificial Intelligence harus ditempatkan sebagai teknologi yang memperkuat kualitas sumber daya manusia. Perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang memahami teori, tetapi harus menyiapkan SDM yang adaptif, produktif, inovatif, dan mampu menciptakan nilai ekonomi melalui pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab,” ujar Dr. Fauzi.

Dalam paparannya, Dr. Fauzi juga menghubungkan Education Technology dengan pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge-based economy). Integrasi AI dalam pendidikan berpotensi meningkatkan efisiensi proses pembelajaran, mendukung pembelajaran yang lebih personal, mempercepat penguasaan kompetensi, serta membuka peluang lahirnya inovasi dan kewirausahaan berbasis digital. Kondisi tersebut menjadikan perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai penghasil talenta yang mampu mendukung produktivitas dan daya saing ekonomi.

Dari perspektif Human Capital Development, transformasi digital menuntut perguruan tinggi untuk tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi. Pengembangan karakter, integritas, kemampuan komunikasi, kolaborasi lintas budaya, kepemimpinan, serta kemampuan berpikir kritis tetap menjadi fondasi penting. AI harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kapasitas manusia, bukan menggantikan peran manusia dalam proses pendidikan dan pembangunan ekonomi.

Dr. Fauzi menekankan bahwa hubungan antara AI, pendidikan, SDM, dan ekonomi membentuk satu ekosistem yang saling memperkuat. Pendidikan tinggi yang mampu mengintegrasikan teknologi secara tepat akan menghasilkan SDM berkualitas; SDM berkualitas akan mendorong inovasi dan produktivitas; sementara peningkatan inovasi dan produktivitas menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat pertumbuhan serta daya saing ekonomi.

Keikutsertaan Rektor IBN sebagai Keynote Speaker pada forum internasional tersebut sekaligus memperkuat komitmen Institut Bakti Nusantara dalam mengembangkan kolaborasi akademik internasional, pertukaran pengetahuan, penelitian bersama, serta pengembangan pendidikan tinggi yang responsif terhadap perkembangan AI dan kebutuhan dunia kerja global.

Melalui forum internasional seperti ICOSTELM, IBN mendorong implementasi visi pendidikan yang tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan sumber daya manusia berintegritas, cerdas, adaptif, dan berdaya saing global, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi digital Indonesia.

P
DITULIS OLEH

pak Muslih

Tim Publikasi & Kehumasan Institut Bakti Nusantara (IBN) Lampung. Menyajikan kabar terbaru dan informasi resmi kampus.

Artikel Sebelumnya Bangkitkan Patriotisme, Mahasiswa KKN IBN Bagikan Bendera Merah Putih di Tengah Masyarakat Artikel Selanjutnya Dosen dan Mahasiswa Institut Bakti Nusantara (IBN) Sosialisasikan Masyarakat Bebas Narkotika
KABAR KAMPUS

Berita & Artikel Terkait

Lihat Semua Berita