Pengumuman
Berita

Dosen dan Mahasiswa IBN Kembangkan E-TRASH ME, Platform Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Web Mobile

P
pak Muslih Tim Redaksi IBN
18 March 2025 3 Min Baca

Pringsewu, 17/03/2025 – Dosen dan mahasiswa Institut Bakti Nusantara (IBN) terus mendorong lahirnya inovasi teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu inovasi tersebut adalah E-TRASH ME, sebuah aplikasi edukasi berbasis Web Mobile yang dikembangkan sebagai media informasi dan edukasi masyarakat mengenai manfaat, pengelolaan, serta bahaya sampah terhadap lingkungan dan kesehatan.

Kabupaten Pringsewu sebagai salah satu daerah yang terus berkembang di Provinsi Lampung menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah. Pertumbuhan penduduk, perkembangan kawasan permukiman, serta meningkatnya aktivitas ekonomi turut berdampak pada volume sampah yang dihasilkan masyarakat setiap harinya. Kondisi tersebut membutuhkan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada pengelolaan sampah secara fisik, tetapi juga peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Tuti Puspitasari, M.Pd bersama mahasiswa Devana Adilla mengembangkan E-TRASH ME sebagai platform edukasi yang dapat diakses melalui perangkat mobile. Pengembangan aplikasi ini berada di bawah bimbingan Muhamad Muslihudin, M.TI, dosen Institut Bakti Nusantara. Aplikasi dirancang agar masyarakat memperoleh informasi mengenai jenis sampah, manfaat pengelolaan sampah, potensi pemanfaatan kembali sampah, hingga dampak negatif sampah apabila tidak dikelola dengan baik.

Dalam proses pengembangannya, E-TRASH ME menggunakan metode Waterfall, yaitu metode pengembangan sistem yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Sementara itu, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka, kuesioner, dan dokumentasi untuk memastikan aplikasi yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Salah satu keunggulan E-TRASH ME terletak pada desain antarmuka yang sederhana dan intuitif. Menu navigasi disusun secara jelas sehingga pengguna dapat memahami fungsi setiap fitur dan mengoperasikan aplikasi dengan mudah melalui perangkat smartphone. Konsep Web Mobile juga memungkinkan informasi mengenai pengelolaan sampah dapat diakses secara lebih fleksibel oleh masyarakat.

Dosen pembimbing Muhamad Muslihudin, M.TI menjelaskan bahwa pengembangan E-TRASH ME merupakan bentuk implementasi keilmuan teknologi informasi untuk menjawab permasalahan yang ada di masyarakat.

“Transformasi digital tidak hanya berbicara tentang pelayanan dan aktivitas bisnis, tetapi juga bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap persoalan lingkungan. E-TRASH ME diharapkan menjadi media edukasi digital yang sederhana, mudah diakses, dan mampu mendorong masyarakat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah,” ujarnya.

Sementara itu, Tuti Puspitasari, M.Pd menyampaikan bahwa pengembangan aplikasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat. Menurutnya, edukasi lingkungan perlu dikemas menggunakan media yang dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama perangkat digital yang saat ini digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Mahasiswa pengembang Devana Adilla mengungkapkan bahwa E-TRASH ME dirancang dengan memperhatikan kemudahan pengguna. Penyajian informasi dibuat sederhana agar aplikasi dapat digunakan oleh berbagai kelompok masyarakat tanpa membutuhkan kemampuan teknologi yang tinggi.

“Kami ingin E-TRASH ME tidak hanya menjadi sebuah aplikasi, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang membantu masyarakat memahami bahwa sampah dapat dikelola dengan lebih baik dan bahkan memiliki manfaat apabila dipilah dan dimanfaatkan secara tepat,” jelas Devana.

Melalui pengembangan E-TRASH ME, Institut Bakti Nusantara menunjukkan komitmennya dalam mendorong mahasiswa menghasilkan karya inovatif yang memiliki keterkaitan langsung dengan persoalan masyarakat. Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa ini sekaligus menjadi implementasi pembelajaran berbasis proyek, penelitian, dan inovasi teknologi yang berorientasi pada dampak sosial.

Ke depan, E-TRASH ME diharapkan dapat terus dikembangkan melalui penambahan fitur edukasi interaktif, informasi pemilahan sampah, pemetaan pengelolaan sampah, informasi produk daur ulang, serta integrasi dengan komunitas maupun pengelola sampah di Kabupaten Pringsewu. Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperluas fungsi E-TRASH ME dari sekadar media informasi menjadi ekosistem digital edukasi dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Inovasi ini sekaligus memperkuat kontribusi Institut Bakti Nusantara dalam mendukung transformasi digital, peningkatan literasi lingkungan, dan pencapaian pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk memberikan solusi terhadap permasalahan nyata di masyarakat.

P
DITULIS OLEH

pak Muslih

Tim Publikasi & Kehumasan Institut Bakti Nusantara (IBN) Lampung. Menyajikan kabar terbaru dan informasi resmi kampus.

Artikel Sebelumnya Pengabdian kepada Masyarakat: Literasi Digital dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional untuk Menangani Kejahatan Siber Artikel Selanjutnya Mahasiswa FTIKOM Institut Bakti Nusantara Sukses Hasilkan Produk Aplikasi dan Raih Hak Kekayaan Intelektual
KABAR KAMPUS

Berita & Artikel Terkait

Lihat Semua Berita