Pengumuman
Berita

Inovasi Alat Cacah dan Digitalisasi Produk Daur Ulang, Tim PkM Institut Bakti Nusantara Berdayakan TPS3R Jejama Secancanan

F
fkomibn Tim Redaksi IBN
18 July 2026 3 Min Baca

Pringsewu 17 Juli 2026 – Komitmen Institut Bakti Nusantara dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun 2026. Kegiatan mengusung judul “Pemberdayaan Masyarakat Optimalisasi Pengolahan Limbah Kertas dan Sampah Organik melalui Inovasi Alat Cacah dan Pemasaran Digital Produk Kerajinan Kertas Daur Ulang TPS3R Jejama Secancanan.”

Program PkM ini diketuai oleh Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA dengan anggota tim Kanti Lestari, M.T.I dan Leni Angraeni, M.Pd. Mitra kegiatan adalah TPS3R Jejama Secancanan Pringsewu Barat yang dipimpin oleh Lukman Riyadi, S.Pd bersama 10 orang anggota pengelola TPS3R yang aktif terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Pelaksanaan kegiatan difokuskan pada uji coba modifikasi alat mesin pencacah limbah kertas dan sampah organiksebagai upaya meningkatkan efektivitas proses pengolahan sampah di TPS3R. Inovasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pencacahan, meningkatkan kapasitas produksi bahan baku daur ulang, sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomis.

Selain pengujian teknologi, tim PkM juga memberikan pelatihan pembuatan kertas daur ulang kepada pengelola TPS3R. Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh pendampingan secara langsung mengenai proses pengolahan limbah kertas menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai tambah ekonomi. Produk-produk hasil daur ulang tersebut selanjutnya akan dikembangkan melalui strategi pemasaran digital sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan kelompok pengelola TPS3R.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi mengenai bahaya sampah terhadap kesehatan dan lingkungan, sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) sebagai garda terdepan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Edukasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya serta mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Ketua Tim PkM, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengintegrasikan inovasi teknologi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi sirkular.

“Melalui inovasi alat pencacah yang telah dimodifikasi, kami berharap proses pengolahan limbah di TPS3R menjadi lebih efektif dan produktif. Pendampingan ini tidak hanya menghasilkan inovasi teknologi, tetapi juga meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi serta memperluas pemasarannya melalui platform digital,” ungkap Dr. Fauzi.

Ketua TPS3R Jejama Secancanan, Lukman Riyadi, S.Pd, mengapresiasi dukungan yang diberikan Institut Bakti Nusantara melalui Program PkM Kemendiktisaintek.

“Program ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi pengelola TPS3R. Kami tidak hanya memperoleh peningkatan teknologi pengolahan sampah, tetapi juga mendapatkan pengetahuan baru mengenai pembuatan produk kertas daur ulang dan strategi pemasaran digital yang dapat meningkatkan nilai ekonomi hasil pengolahan sampah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor II Institut Bakti Nusantara Dr. Miswan Gumanti, MBA., MM, Dekan Fakultas Teknologi Informasi dan Komputer (FTIKOM) M. Muslihudin, M.T.I, serta mahasiswa Institut Bakti Nusantara yang tergabung sebagai anggota tim pelaksana PkM. Kehadiran pimpinan perguruan tinggi menjadi bentuk dukungan institusi terhadap implementasi riset dan pengabdian yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, Program Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas TPS3R Jejama Secancanan sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kualitas pengelolaan limbah, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendorong terwujudnya ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah menjadi produk kreatif yang bernilai jual tinggi, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi lokal.

F
DITULIS OLEH

fkomibn

Tim Publikasi & Kehumasan Institut Bakti Nusantara (IBN) Lampung. Menyajikan kabar terbaru dan informasi resmi kampus.

Artikel Sebelumnya Institut Bakti Nusantara Dampingi KPU Mahan Tapis Manfaatkan AI untuk Menembus Pasar Digital Artikel Selanjutnya Institut Bakti Nusantara Gandeng TPS3R Jejama Secancanan Kembangkan Model Edukasi Sampah Berbasis Sekolah
KABAR KAMPUS

Berita & Artikel Terkait

Lihat Semua Berita