Pengumuman
Berita

Institut Bakti Nusantara Awali Program PkM Kemdiktisaintek: Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah dan Transformasi Digital UMKM Tapis Lampung

F
fkomibn Tim Redaksi IBN
29 May 2026 3 Min Baca

Pringsewu, 29 Mei 2026 โ€“ Institut Bakti Nusantara (IBN) mengawali pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek)Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam rangkaian program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada penguatan ekonomi berbasis lingkungan serta transformasi digital UMKM melalui penerapan teknologi tepat guna dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Kegiatan pertama dilaksanakan bersama mitra TPS3R Jejama Secancanan yang dipimpin oleh Lukman Riyadi, S.Pd. Agenda utama pada tahap awal ini adalah implementasi mesin pencacah kertas dan sampah organik yang telah dikembangkan sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah di tingkat masyarakat. Selain demonstrasi penggunaan alat, tim juga melakukan diskusi dan pendampingan mengenai tata cara operasional, pemeliharaan alat, serta pemanfaatan hasil pencacahan untuk mendukung pengembangan produk berbasis daur ulang.

Ketua tim pelaksana, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA, menjelaskan bahwa implementasi teknologi tepat guna menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus mengurangi dampak lingkungan akibat penumpukan sampah. โ€œMelalui penerapan mesin pencacah ini, kami berharap masyarakat dapat mengelola limbah secara lebih efektif dan produktif. Program ini tidak hanya berorientasi pada aspek lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui pemanfaatan limbah menjadi produk yang memiliki nilai tambah,โ€ ungkap Dr. Fauzi.

Pada waktu yang sama, tim PkM lainnya yang dipimpin oleh Siti Mukodimah, M.T.I. melaksanakan kegiatan awal pendampingan transformasi digital bagi pelaku UMKM Tapis Lampung. Kegiatan difokuskan pada pengenalan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung strategi pemasaran digital, khususnya dalam pembuatan konten promosi yang menarik, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar digital saat ini.

Program ini mendapat dukungan dan pendampingan dari Sefriawan Noer selaku Pembina Mahan Tapis, yang selama ini aktif mendorong pengembangan dan pelestarian produk Tapis Lampung sebagai salah satu warisan budaya unggulan daerah. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan wawasan mengenai peluang pemanfaatan AI dalam pengembangan branding produk, penyusunan narasi pemasaran, pembuatan desain promosi, hingga pengelolaan media sosial secara lebih profesional.

Menurut Siti Mukodimah, M.T.I., transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari oleh pelaku UMKM agar mampu bersaing di era ekonomi digital. โ€œPemanfaatan AI dapat membantu pelaku usaha menghasilkan konten pemasaran yang lebih kreatif, efisien, dan tepat sasaran. Pada tahap awal ini kami memperkenalkan berbagai tools yang dapat digunakan oleh UMKM sebagai langkah awal menuju pemasaran digital yang lebih modern dan berkelanjutan,โ€ jelasnya.

Sementara itu, Sefriawan Noer menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan Institut Bakti Nusantara dalam mendampingi pelaku usaha Tapis Lampung. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu kunci penting untuk memperluas pasar produk budaya lokal hingga tingkat nasional maupun internasional.

โ€œProduk Tapis Lampung memiliki nilai budaya dan ekonomi yang tinggi. Dengan dukungan teknologi digital dan AI, saya optimistis para perajin dan pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas promosi serta menjangkau pasar yang lebih luas,โ€ ujarnya.

Melalui pelaksanaan kedua program ini, Institut Bakti Nusantara menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan hasil penelitian dan inovasi kampus untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dukungan pendanaan dari Kemdiktisaintek menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi untuk terus menghadirkan solusi berbasis teknologi yang berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Kegiatan ini merupakan tahap awal dari rangkaian program pengabdian yang akan dilanjutkan dengan berbagai bentuk pendampingan, pelatihan, monitoring, dan evaluasi guna memastikan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat dan mitra yang terlibat.

F
DITULIS OLEH

fkomibn

Tim Publikasi & Kehumasan Institut Bakti Nusantara (IBN) Lampung. Menyajikan kabar terbaru dan informasi resmi kampus.

Artikel Sebelumnya Almira Nabila Fauzi Salurkan Hewan Kurban di Institut Bakti Nusantara, Ajak Mahasiswa Perkuat Kepedulian Sosial Artikel Selanjutnya Catatan Singkat Historis Hari Lahir Pancasila 1 Juni
KABAR KAMPUS

Berita & Artikel Terkait

Lihat Semua Berita