Pengumuman
Berita

Sinergi IBN dan 20 Pekon Binaan di Pringsewu, Dorong Pembangunan Berkelanjutan

F
ftikom Tim Redaksi IBN
10 September 2025 2 Min Baca

Pringsewu, 10 September 2025 โ€“ Institut Bakti Nusantara (IBN) terus berkomitmen menjadi perguruan tinggi yang berdampak bagi masyarakat. Sebagai wujud nyata kontribusi terhadap pembangunan daerah, IBN menjalin kolaborasi dengan 20 Desa/Pekon di Kabupaten Pringsewu melalui program pemberdayaan masyarakat, penguatan kapasitas aparatur desa, serta inovasi teknologi tepat guna.

Kolaborasi ini dirancang untuk mendukung pencapaian Asta Cita dan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pilar pembangunan manusia, penguatan ekonomi desa, serta akselerasi transformasi digital. Program yang diinisiasi meliputi pendampingan perencanaan pembangunan desa, pengembangan ekonomi kreatif berbasis UMKM, literasi digital, dan riset terapan yang dapat dimanfaatkan oleh desa mitra.

Kegiatan pendampingan dilaksanakan dengan melibatkan dosen dan mahasiswa IBN secara langsung, melalui skema Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dan proyek riset kolaboratif. Upaya ini secara khusus diarahkan untuk mendukung pemenuhan Asta Cita seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi berbasis desa, serta pemerataan pembangunan, sekaligus mendukung pencapaian beberapa target SDGs, antara lain: Tanpa Kemiskinan, Pendidikan Berkualitas, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi,

Rektor Institut Bakti Nusantara, Dr. Fauzi, S.E., M.Kom., M.E., Ak., CA, menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan Desa.

โ€œKolaborasi ini menjadi bukti bahwa IBN hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di kampus dapat memberi manfaat nyata, membantu desa menjadi lebih mandiri, inovatif, dan sejahtera,โ€ ujar Dr. Fauzi.

Salah satu Dosen Pendamping, Sri Hartati., M.TI, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program ini memiliki nilai strategis.

โ€œKegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat, memahami permasalahan yang ada, dan mengembangkan solusi berbasis riset. Ini adalah laboratorium sosial yang membentuk karakter mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja dan menjadi agen perubahan,โ€ jelas Sri Hartati.

Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyambut baik langkah IBN ini dan berharap kemitraan tersebut dapat menjadi model kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pekon yang dapat direplikasi di daerah lain.

Kerja sama ini diharapkan menjadi katalisator bagi percepatan pembangunan desa di Kabupaten Pringsewu serta mendukung terwujudnya visi IBN untuk menjadi perguruan tinggi unggul di bidang teknologi dan ekonomi bisnis berjiwa entrepreneurship dan berdaya saing global pada tahun 2045.

F
DITULIS OLEH

ftikom

Tim Publikasi & Kehumasan Institut Bakti Nusantara (IBN) Lampung. Menyajikan kabar terbaru dan informasi resmi kampus.

Artikel Sebelumnya Menuju Pembelajaran Berkualitas: Dosen FTIKOM IBN Ikuti Workshop Penyusunan Bahan Ajar dan RPS Artikel Selanjutnya Giat Dosen dan Mahasiswa Institut Bakti Nusantara Lakukan Pendampingan dan Koordinasi dalam Program Desa Binaan
KABAR KAMPUS

Berita & Artikel Terkait

Lihat Semua Berita