Pengumuman
Pengumuman

IBN IMBAU CIVITAS AKADEMIKA DAN MASYARAKAT WASPADAI DAMPAK ABU VULKANIK GUNUNG ANAK KRAKATAU

P
pak Muslih Tim Redaksi IBN
06 September 2026 3 Min Baca

Lampung – Institut Bakti Nusantara (IBN) mengimbau seluruh civitas akademika dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada Sabtu, 5 September 2026.

Berdasarkan informasi resmi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Gunung Anak Krakatau mengalami fenomena erupsi menerus pada 5 September 2026. Aktivitas gunung api tersebut terus dipantau oleh instansi terkait dan hingga perkembangan terakhir masih berada pada Level III (Siaga). Sebaran abu vulkanik juga telah terpantau mencapai sejumlah wilayah di Provinsi Lampung.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan abu vulkanik. Arah dan jangkauan sebaran abu dapat berubah mengikuti kondisi dan arah angin sehingga masyarakat perlu terus mengikuti perkembangan informasi resmi.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, Rektor Institut Bakti Nusantara Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA., CMAmengimbau seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, tetapi meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan.

“Seluruh civitas akademika Institut Bakti Nusantara kami imbau untuk menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila terjadi paparan abu vulkanik. Apabila harus melakukan aktivitas di luar ruangan, gunakan masker dan perlindungan yang memadai. Mari bersama-sama mengikuti informasi resmi pemerintah dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” ujar Rektor.

Institut Bakti Nusantara mengimbau beberapa langkah pencegahan, yaitu menggunakan masker saat berada di luar ruangan, mengurangi kegiatan luar ruangan apabila terjadi hujan abu, menutup pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya abu ke dalam ruangan, melindungi sumber air dan makanan dari kontaminasi abu, serta segera mencari pelayanan kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan atau keluhan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

Pemerintah Provinsi Lampung juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila terdapat paparan abu vulkanik, menggunakan masker atau pelindung pernapasan ketika harus berada di luar, menutup pintu, jendela dan ventilasi, serta mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan akibat paparan abu.

Kepada mahasiswa yang melakukan perjalanan, kegiatan lapangan, KKN, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun aktivitas akademik lainnya di wilayah yang terdampak abu vulkanik, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan berkoordinasi dengan dosen pembimbing atau penanggung jawab kegiatan.

Institut Bakti Nusantara mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, saling menjaga, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta mengutamakan keselamatan dan kesehatan bersama.

Informasi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau hendaknya diperoleh dari sumber resmi seperti Badan Geologi/PVMBG, BMKG, BPBD, Pemerintah Provinsi Lampung, serta instansi pemerintah terkait.

Tetap Tenang – Tetap Waspada – Gunakan Masker – Jaga Kesehatan – Ikuti Informasi Resmi

INSTITUT BAKTI NUSANTARA
Bersama Menjaga Keselamatan dan Kesehatan Civitas Akademika serta Masyarakat

P
DITULIS OLEH

pak Muslih

Tim Publikasi & Kehumasan Institut Bakti Nusantara (IBN) Lampung. Menyajikan kabar terbaru dan informasi resmi kampus.

Artikel Sebelumnya BEM Institut Bakti Nusantara Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Perkuat Keteladanan dan Akhlak Mahasiswa Artikel Selanjutnya PEDULI DAMPAK ERUPSI ANAK KRAKATAU, ANGGOTA DPD RI PERWAKILAN LAMPUNG BAGIKAN MASKER KEPADA CIVITAS AKADEMIKA IBN
KABAR KAMPUS

Berita & Artikel Terkait

Lihat Semua Berita