Pengumuman
Berita

Rektor Institut Bakti Nusantara Tandatangani MoU dengan Dunia Industri dan Berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia pada MUNAS APTIKOM 2026 Yogyakarta

P
pak Muslih Tim Redaksi IBN
09 October 2026 4 Min Baca

Yogyakarta (9/10/2026) – Institut Bakti Nusantara (IBN) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring kerja sama nasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama sejumlah mitra dunia industri dan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Rektor Institut Bakti Nusantara, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CMA, dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Nasional VII Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (MUNAS APTIKOM 2026) yang berlangsung pada 8–10 Oktober 2026 di Sahid Raya Convention & Hotel, Yogyakarta.

Kegiatan nasional yang diselenggarakan dengan Universitas Atma Jaya Yogyakarta sebagai tuan rumah ini mempertemukan para pimpinan perguruan tinggi, akademisi, pakar informatika dan komputer, serta praktisi industri dari berbagai provinsi di Indonesia. Momentum tersebut menjadi wadah strategis bagi perguruan tinggi untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mengembangkan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.

Penandatanganan MoU oleh Rektor Institut Bakti Nusantara merupakan langkah nyata dalam memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, dan transformasi digital. Kerja sama ini juga diarahkan untuk membuka peluang pengembangan program magang industri, pertukaran mahasiswa, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, serta peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa.

Rektor Institut Bakti Nusantara, Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CMA, menyampaikan bahwa penandatanganan MoU dalam forum MUNAS APTIKOM 2026 menjadi momentum penting bagi Institut Bakti Nusantara untuk memperkuat posisi kelembagaan dan meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan transformasi digital menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi melalui pengembangan kerja sama yang produktif dan berkelanjutan.

“Penandatanganan MoU bersama dunia industri dan berbagai perguruan tinggi di Indonesia merupakan langkah strategis Institut Bakti Nusantara dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Kami ingin memastikan bahwa kerja sama ini tidak hanya menjadi kesepakatan administratif, tetapi dapat diwujudkan melalui program nyata yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, institusi, dan masyarakat,” ungkap Dr. Fauzi.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa kerja sama dengan dunia industri menjadi salah satu prioritas dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja. Melalui kemitraan tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh kesempatan untuk mengikuti magang, pelatihan profesional, sertifikasi kompetensi, serta pembelajaran langsung bersama praktisi industri.
Sementara itu, kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia diharapkan mampu meningkatkan kualitas penelitian bersama, publikasi ilmiah bereputasi, pengembangan kurikulum, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penyelenggaraan kegiatan akademik berskala nasional dan internasional.

“Institut Bakti Nusantara harus terus berkembang melalui kolaborasi dan inovasi. Kami mendorong seluruh fakultas dan program studi untuk menindaklanjuti kerja sama ini melalui kegiatan yang terukur, sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan, penguatan penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tambah Rektor.

Memperluas Peluang Kerja Sama Industri dan Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi
Melalui penandatanganan MoU tersebut, Institut Bakti Nusantara berupaya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri sebagai bagian dari implementasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, peningkatan keterampilan digital, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam berbagai sektor.

Pada bidang penelitian, kerja sama antarkampus menjadi peluang untuk mengembangkan riset bersama, khususnya dalam bidang sistem informasi, kecerdasan buatan, analisis data, pengembangan aplikasi digital, dan teknologi yang mendukung pemberdayaan masyarakat. Selain itu, kerja sama tersebut diharapkan memperluas kesempatan dosen dalam menghasilkan publikasi ilmiah dan inovasi yang memiliki nilai manfaat. Dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, kolaborasi dengan mitra industri dan perguruan tinggi dapat diarahkan pada program pemberdayaan UMKM, pengembangan kewirausahaan digital, literasi teknologi, serta penerapan inovasi yang mendukung pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Kepala Humas dan Kerja Sama Institut Bakti Nusantara, Sri Ipnuwati, M.Kom, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Rektor dalam memperluas jaringan kemitraan nasional melalui forum MUNAS APTIKOM 2026. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi peluang penting untuk memperkuat reputasi institusi sekaligus membuka akses kolaborasi yang lebih luas. Sri Ipnuwati menegaskan bahwa bidang Humas dan Kerja Sama akan mendorong tindak lanjut MoU melalui koordinasi bersama fakultas, program studi, dan mitra terkait agar setiap kesepakatan dapat dikembangkan menjadi program yang konkret dan berkelanjutan.

“Kami berharap seluruh kerja sama yang telah dibangun melalui MUNAS APTIKOM 2026 dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan Institut Bakti Nusantara. Bidang Humas dan Kerja Sama akan mendukung proses koordinasi dan implementasi kemitraan, sehingga mampu menghadirkan berbagai peluang kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kompetensi mahasiswa,” jelas Sri Ipnuwati.

Partisipasi Institut Bakti Nusantara dalam MUNAS APTIKOM VII Yogyakarta tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan organisasi profesi pendidikan tinggi informatika dan komputer, tetapi juga merupakan upaya strategis untuk memperluas jejaring nasional dan meningkatkan kontribusi institusi terhadap perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui penandatanganan MoU bersama dunia industri dan berbagai perguruan tinggi, Institut Bakti Nusantara optimistis dapat memperkuat tata kelola kerja sama, meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, serta menciptakan berbagai inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

P
DITULIS OLEH

pak Muslih

Tim Publikasi & Kehumasan Institut Bakti Nusantara (IBN) Lampung. Menyajikan kabar terbaru dan informasi resmi kampus.

Artikel Sebelumnya Meriah dan Megah! Para Pakar Informatika dan Komputer dari Berbagai Provinsi Berkumpul dalam Pembukaan MUNAS APTIKOM VII 2026 di Yogyakarta Artikel Selanjutnya Dua Dosen Institut Bakti Nusantara Jadi Narasumber Pelatihan SISTER dan Penguatan Jabatan Akademik Dosen STIT Pringsewu
KABAR KAMPUS

Berita & Artikel Terkait

Lihat Semua Berita